Rabu, 09 Januari 2013

Nama:Khaerunnisa
Npm :24212068
Kelas:1EB11
TUGAS PENGANTAR BISNIS 3

1.Pertanyaan:Apa yang anda ketahui megenai bisnis?
Jawab:Menurut saya bisnis adalah seseorang yang melakukan pekerjaan yang  bertujuan untuk menghasilkan keuntungan.
Dalam ilmu ekonomi,bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada kosumen atau bisnis lainnya untuk mendapatkan laba.
Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa inggris bussines dari kata busy yang berarti sibuk dalam kontek individu,konteks atau masyarakat,dalam artian melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.
Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
    2.Pertanyaan:Jelaskan definisi bisnis menurut 10 pakar di indonesia!
Jawab:Definisi bisnis menurut 10 para ahli
1. Allan afuah (2004)
Bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dana menjual barang ataupun jasa agar mendapatkan keuntungan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan ada di dalam industri.
2. T. chwee (1990)
Bisnis merupaka suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.
3. Grifin dan ebert
Bisnis adalah suatu organisasi yang mennyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.
4. Steinford
Bisis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
5. Mahmud machfoedz
Bisnis adalah suatu usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi agar bisa mendapatkan laba dengan cara memproduksi dan memjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat .
6. Hughes dan kapoor
Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit.
7. Glos, steade dan lowry (1996)
Bisnis merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan mentransformasikan berbagai sumberdaya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
8. Musselman dan jackson (1992)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yag menyediakan barang atau jasa ontuk mempertahankan dan mem[erbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
9. Boone dan kurtz (2002;8)
Bisnis adalah semua aktivitas aktivitas yang bertujuan memcari laba dan perusahyaan yag meghasilkan barag serta jasa yang dibutuhkan oleh sebuah sistem ekonomi.
10. Hughes dan kapoor dalam alma (1889;21)Bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna
mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

   3.Pertayaan:Apa yang anda ketahu tentang franchising?
Jawab:Waralaba atau franchising adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan.
Menurut pemerintah indonesia,yang dimaksud waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan menggunakan hak dari kekayaan intelektual(HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyarata yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan atau penjualan barang dan jasa.
Sedangkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia, yang dimaksud dengan Waralaba ialah,Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.
    4.Pertaanyaan:Beri contoh bisnis internasionall diindoesia yang sedang maju saat ini,jelaskan secara detail!
Jawab:              BISNIS KARET
Pada dasarnya karet bisa berasal dari alam yaitu dari getah pohon karet (atau dikenal dengan istilah latex), maupun produksi manusia (sintetis). Saat pohon karet dilukai, maka getah yang dihasilkan akan jauh lebih banyak. Sumber utama getah karet adalah pohon karet Para Hevea Brasiliensis (Euphorbiaceae). Saat ini Asia menjadi sumber karet alami. Awal mulanya karet hanya hidup di Amerika Selatan, namun sekarang sudah berhasil dikembangkan di Asia Tenggara. Kehadiran karet di Asia Tenggara berkat jasa dari Henry Wickham. saat ini, negara-negara Asia menghasilkan 93% produksi karet alam, yang terbesar adalah Thailand, diikuti oleh Indonesia, dan Malaysia.
Pengetahuan tentang keuntungan dan kekurangan karet sangat membantu dalam pemilihan karet termurah dan cocok dengan spesifikasi penggunaannya.
Karet alam adalah jenis karet pertama yang dibuat sepatu. Sesudah penemuan dan tidak larut dalam minyak, maka karet mulai digemari sebagai bahan dasar dalam pembuatan berbagai macam alat untuk keperluan dalam rumah ataupun pemakaian di luar rumah seperti sol sepatu dan bahkan sepatu yang semuanya terbuat dari bahan karet.
Struktur dasar karet alam adalah rantai linear unit isoprene (C5H8) yang berat molekul rata-ratanya tersebar antara 10.000 - 400.000. Sifat-sifat mekanik yang baik dari karet alam menyebabkannya dapat digunakan untuk berbagai keperluan umum seperti sol sepatu dan telapak ban kendaraan. Pada suhu kamar, karet tidak berbentuk kristal padat dan juga tidak berbentuk cairan.
Proses mastikasi ini mengurangi keliatan atau viskositas karet alam sehingga akan memudahkan proses selanjutnya saat bahan-bahan lain ditambahkan.
Banyak sifat-sifat karet alam ini yang dapat memberikan keuntungan atau kemudahan dalam proses pengerjaan dan pemakaiannya, baik dalam bentuk karet atau kompon maupun dalam bentuk vulkanisat.
Untuk sub-sektor perkebunan, karet mempunyai kontribusi nilai ekspor
terbesar dibandingkan dengan komoditi lainnya, yaitu mencapai 35.15 persen dari seluruh nilai ekspor sub-sektor perkebunan (Ditjen Bun, 1995). Jenis komoditi yang memberikan kontribusi besar terhadap devisa jumlahnya relatif terbatas, atau dengan kata lain hanya komoditi karet, kelapa sawit, kopi,kelapa,kakao dankomoditi teh yang memberikan kontribusi berarti terhadap perolehan devisa.
Karena perolehan devisa ini begitu tergantung pada ekspor komoditi tertentu saja bahan yang diperlukan di dalam pembuatan komponennya.
   5.Pertanyaan:Jelaskan apa yang dimaksud perusahaan,organisasi,managemen dan managemen produksi.
Jawab:
Perusahaan:adalah suatu organisasi dimana sumber daya (input)  dasar seperti bahan dan tenaga kerja dikelola serta diproses untuk menghasilkan barang dan jasa (output) kepada pelanggan.jenis perusahaan dibagi menjadi tiga:jasa,dagang,dan manufaktur.
Organisasi:organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul bekerjasama secara rasional dan sistematis terencana,terorganisasi,terpimpin,terkendali dalam memanfaatkan sumber daya.
Organisasi dapat menyatu jia terdapat penyatuan visi,misi serta tujuan yang sama.
Managemen:
perencaaan (planning),pengorganisasian(organizing),pengarahan(actuating),dan pengawasan9controlling) usaha-usaha para anggota  organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumberdaya organisasi lain agar mencapai tujuan bersama.
Managemen produksi:
Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengoordinasi kan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan.Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Selasa, 13 November 2012


Nama                   : khaerunnisa
Kelas           : 1EB11
NPM           : 24212068

Opini Hoka-Hoka Bento

Hoka-hoka bento adalah restoran  yang berasal dari jepang. Adapun menu-menu makanan dari jepang seperti teriyaki, yakiniku, burakkupeppa (makanan yang berasal dari daging),  gorengan katsu, ekado dan makanan spesial lainya yang tersaji di hoka-hoka bento. Hoka-hoka bento ini adalah salah satu menu favorit buat makan, tidak kalah dengan kfc, pizza hut. hoka-hoka bento udah terkenal di berbagai kalangan, mungkin orang-orang hampir setiap hari mengunjungi tempat makan hoka-hoka bento yang pasti pelanggannya semakin banyak, apalagi kalau lagi puasa bulan ramadhan tahun lalu, berbagai kalangan terutama anak muda yang lebih menyukai buka puasa dengan menu yang ada di hoka-hoka bento. Semakin pesatnya bisnis hoka-hoka bento konsumennya semakin banyak sehingga menjadi pusat perhatian.
Sekarang hoka-hoka bento (hokben) ini mejadi suatu tempat buat menghilangkan rasa lapar dengan aroma masakan jepang yang bisa kita jumpai di wilayah indonesia, tapi menurut  saya sendiri hoka-hoka bento ini kurang memperhatikan konsumennya sendiri yang hingga kini semakin banyak yang seharusnya pelayanannnya juga bisa untuk meramahkan pengunjung (konsumen) hokben tersebut yaitu pada pelayanan tempat registrasi pada saat ini menurut saya ditambahi bagian pelayanan konsumen agar terlihat nyaman dan tertib, apalagi setiap konsumen melonjak saat bulan ramadhan begitu banyak konsumennya dibanding  dengan hari-hari biasa tapi pelayanan registrasi kurang begitu tertib seperti halnya pada KFC, MC DONALD dan yang lainnya, jadi akan lebih menarik perhatian apabila bisnis HOKA-HOKA BENTO ini dapat melayani konsumennya secara tertib, sekian opini saya mengenai hokben semoga tambah sukses selalu.

Kamis, 01 November 2012

Hoka Hoka Bento atau kadang disingkat Hokben adalah jaringan restoran waralaba makanan cepat saji yang menyajikan makanan Jepang yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Hingga kini, Hoka Hoka Bento memiliki 141 gerai yang tersebar di pulau Jawa dan Bali. Nama Hoka Hoka Bento sendiri berasal dari Bahasa Jepang yang berarti "bento panas".

Sejarah
Pada tanggal 18 April 1985, Hoka Hoka Bento pertama kali didirikan dibawah naungan PT. Eka Bogainti. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 di Jakarta oleh Hendra Arifin. Dengan restoran pertama berlokasi di Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Hoka Hoka Bento menyajikan makanan Jepang yang variatif, higienis, cepat saji dengan harga relatif terjangkau serta suasana yang nyaman. Hal ini menjadikan Hoka Hoka Bento sebagai restoran dengan konsep “Japanese Fast Food” terbesar di Indonesia. Hendra sebagai pemilik PT Eka Bogainti tertarik mengembangkan restoran cepat saji ala Jepang karena pada 1985 konsep itu belum ada di Indonesia. Ia pun melakukan studi banding ke Jepang dan kemudian membeli izin untuk menggunakan merek dan asistensi teknis Hoka Hoka Bento di Indonesia. Awalnya, Hoka Hoka Bento di Jepang berbisnis makanan take away (pesan ambil/bawa pulang). Kini, Eka Bogainti memiliki penuh hak cipta atas merek merek Hoka Hoka Bento. Sementara itu, usaha serupa dengan merek sama yang ada di Jepang sudah tidak ada lagi. Meski menawarkan masakan Jepang, kepemilikan merek Hoka Hoka Bento adalah 100 persen dimiliki warga negara Indonesia.
Pada tahun 1990 Hoka Hoka Bento pertama kali membuka restoran di luar Jakarta, yaitu di Bandung. Hingga kini terdapat 17 gerai di kota ini. Hoka Hoka Bento pertama kali membuka gerainya di Surabaya pada tahun 2005, dan hingga kini terdapat 13 cabang di Surabaya. Pada 2008 dibuka pula gerainya yang pertama di kota Malang. Pada tahun 2010 Hoka Hoka Bento mengembangkan sayapnya ke wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali.

Produk
Hoka Hoka Bento menyajikan berbagai makanan Jepang cepat saji, akan tetapi tidak seperti cara penyajian restoran cepat saji pada umumnya, gerai restoran ini disusun memanjang seperti bufet kafetaria di mana pelanggan bergerak sepanjang meja bufet baja antikarat berpemanas, sambil memilih berbagai jenis pilihan makanan, minuman dan hidangan penutup. Hoka Hoka Bento menyajikan baik menu satuan a la carte atau paket.
Restoran ini menyajikan berbagai masakan Jepang populer, mulai dari tumisan (seperti yakiniku, teriyaki, burakkupeppa dengan pilihan daging sapi atau ayam) gorengan (seperti katsu; ekkado; ebi furai; spicy chicken; tori baaga; serta kani, egg chicken, dan shrimp roll), sukiyaki, shumai, gyoza, hingga salad dan sup (seperti sukiyaki, chicken tofu nana sen, shrimp ball nana sen) baik satuan maupun paket. Selain itu tersedia pula Tori Pop Corn dan minuman dan hidangan penutup khas seperti konyaku dan lemonade nana sen, es ogura, koori konyaku, dan puding. Meskipun menampilkan diri sebagai restoran Jepang, tetapi masakan Jepang yang disajikan di restoran ini telah disesuaikan dengan selera Indonesia, misalnya rasa yang lebih kuat dan juga menyajikan sambal manis pedas yang digemari orang Indonesia. Restoran ini memang dirintis dan dimiliki oleh orang Indonesia, bukan Jepang, sehingga memang tidak menawarkan masakan Jepang otentik.

Sabtu, 20 Oktober 2012

                                    BISNIS KEMASAN DARI USAHA MAKANAN
Strategi pemasaran bisnis memang tidak pernah ada matinya. Sampai hal-hal terkecil pun bisa menjadi strategi unik untuk mengembangkan sebuah bisnis. Salah satu yang berpengaruh terhadap pemasaran adalah kemasan produk. Kemasan yang menarik, bisa menjadi bahan pertimbangkan konsumen saat memilih sebuah produk tertentu.

Bersama sang suami, Maria Magdalena mendirikan CV D&D Indonesia sejak tahun 2008 di Cengkareng, Jakarta. Sebelum melakoni usahanya di bisnis industri kemasan, Maria adalah seorang pengusaha makanan. Ia memasok produknya, seperti kemplang, kacang mete, ikan, dan lainnya, ke beberapa peritel modern.

Usaha makanan ini sendiri, mulai digeluti Maria sejak 2005. Lantaran menjadi pemasok ritel, Maria pun dituntut untuk mengemas produknya sesuai dengan standar yang ditetapkan peritel. Lantas, ia pun membuat kemasan yang eye-catching untuk memikat pembeli.

Karena kemasannya cukup menarik, banyak pelaku usaha sejenis yang berguru kepadanya. "Saya pun berpikir, kenapa kemasan tidak dijadikan lahan bisnis baru buat kami," kata Maria.

Untuk memulai bisnis ini, Maria tak merogoh kocek yang cukup dalam. Awalnya, ia hanya membeli tiga mesin kemasan seharga Rp 3.750.000, kini, Maria sudah memiliki 19 mesin kemasan.

Maria cukup beruntung. Dalam mengembangkan usahanya, banyak pinjaman yang mengalir ke kantongnya. Awalnya, ia mendapat kucuran dana dari BRI sebesar Rp 20 juta. "Kami menggunakan program pinjaman rekening koran," kata Maria.

Tak hanya kredit bank, Maria juga mendapatkan pinjaman dari perusahaan telekomunikasi pelat merah. Ia mendapat pinjaman dalam bentuk dana PKBL dari Telkom. "Awalnya Telkom meminjami Rp 50 juta, kemudian saya pinjam lagi Rp 100 juta," kata Maria.

Dengan pengalamannya dalam hal permodalan ini, ia pun mengimbau kepada pelaku usaha kecil untuk tak pernah takut mengajukan pinjaman kepada perbankan. Sebab, dana pinjaman jika bisa diatur dengan baik, sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha.

Setelah bisnis kemasannya makin berkembang, Maria mulai melirik lahan baru. Tapi, tak jauh dari kemasan, ia menawarkan jasa konsultasi kemasan.

Alhasil, kini, Maria memiliki tiga unit bisnis. Yakni, bisnis pemasok makanan dengan merek D&D Food, bisnis kemasan dengan mengusung merek D&D Pack, serta jasa konsultasi kemasan.

Untuk usaha makanan, Maria menjalin kerja sama dengan beberapa Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai pemasok makanan. Meski UKM itu telah memiliki merek sendiri, mereka harus memakai merek D&D Food.

Maria bilang, pemakaian merek D&D Food ini untuk menyiasati adanya biaya trading term yang dikenakan oleh peritel. "Kalau tidak memakai brand kami, dan UKM itu memakai merek sendiri, akan memberatkan mereka untuk membayar biaya trading term," ujarnya.

Nah, untuk pengusaha yang memesan kemasan kepadanya, ia akan mencantumkan stiker D&D Pack pada kemasan. "Tujuannya, supaya orang tahu bahwa kemasan itu juga buatan kita," katanya.

Pelanggan yang menggunakan kemasan bikinan D&D Pack pun cukup banyak. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Salah satunya adalah keripik Balado asal Padang dengan merek Christine Hakim.

Kini, usaha kemasan milik Maria sudah berkembang. Ia mempekerjakan 19 karyawan untuk menghasilkan ribuan produk kemasan. Setiap bulan, Maria pun mampu mengantongi omzet rata-rata sebesar Rp 200 juta. Banjir order kemasan akan datang, setelah memasuki semester kedua hingga akhir tahun. Jelang bulan Ramadan juga menjadi waktu panen bagi Maria.

Meski sudah berkembang, Maria tidak pelit untuk membagikan ilmunya soal kemasan ini kepada para pelaku UKM. Saat ini, ia aktif memberi penyuluhan lewat Departemen Perdagangan maupun Departemen Perindustrian.

Ia juga membantu UKM-UKM yang mengalami kendala dalam kemasan, termasuk konsultasi izin usaha, konsultasi membuat kemasan, membuat bar code, izin sertifikasi halal, standar produk makanan internasional dan lain-lain.
WWW.INTERNET.COM